Nalarsih, Retno Tri (2025) Retno Tri Nalarsih - SISTEM DINAMIK DAN TEKNOLOGI IoT DALAM MITIGASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI dalam Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-42 HATHI (IoT untuk Pengendalian Daya Rusak Air dan Mitigasi Bencana Alam). Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-42 HATHI, 3: 16. pp. 1123-1134. ISSN 0853-6457
01. PUBLIKASI PIT 42 ISSNProsiding.pdf - Published Version
Download (3MB)
Abstract
Bencana hidrometeorologi salah satunya banjir, penelitian berlokasi Kawasan Bhayangkara Batu Hitam Tanjungpinang, sebagai variabel adalah pertumbuhan jumlah penduduk, curah hujan, dan persampahan muara yang mengganggu penyediaan air bersih dengan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang sudah
tersedia. Tujuan penelitian mendapatkan solusi atas pengaruh dari variabel di atas berdasarkan Sistem Dinamik berbasis Multiple Land Use, untuk mengambil arah kebijakan yang lebih jelas. Metode yang digunakan dengan Pemodel HECRAS dan pendekatan Sistem Dinamik. Berdasarkan Daerah tangkapan air memiliki luas 1.090 Ha, termasuk kota besar, sehingga periode kala ulang yang digunakan perencanaan infrastruktur 10 tahun. Analisa Frekuensi Curah Hujan Rencana didasarkan curah hujan harian maksimum tertinggi pertama pada tahun 2002-2021, memiliki tipe hujan ekuatorial non-Zona Musim yang meningkatkan banjir. HECRAS menghasilkan tinggi elevasi prediksi banjir 1 m dan bersifat genangan,dapat memvalidasi kondisi banjir terhadap hasil investigasi, dan sekaligus mensimulasikan solusi dengan infrastruktur pond sebagai pengendali banjir. Permasalahan sampah yang dominan plastik, diselesaikan dengan Smart Recycling, kemudian wilayah gambut dikembangkan dengan Smart irigasi. Sistem Dinamik dengan skenario jumlah penduduk, kepadatan penduduk, dan curah hujan meningkat. Hasil simulasi adanya intervensi dari variabel Smart irigasi 25% dan Smart Recycling pengolah limbah plastik 15%, seiring turunnya tinggi banjir sebanding dengan penurunan kerentanan banjir sebesar 34,9%. Sistem Dinamik dengan kinerja komprehensif mampu membuat pemodelan reel time bahwa pada Tahun ke 6, tercapai kondisi kerentanan banjir sangat rendah. Arah kebijakan Kawasan Bhayangkara Batu Hitam Tanjungpinang berbasis Multiple-Land Use (MF-Land Use) yaitu dengan penerapan Smart Irigasi dan Smart Recycling sehingga penurunan dan efektifitas penggunaan lahan setiap tahunnya sebesar 0.5%.
Kata kunci: sistem dinamik; Multiple Land Use ; Hydrologic Engineering Centerʹs‐River Analysis System (HECRAS); kerentanan bencana banjir
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Amalia Zulfa |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:13 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:15 |
| URI: | https://eprints.univetbantara.ac.id/id/eprint/443 |
