Prabowo, Darmawan Agung (2024) Analisis Usaha Industri Rumah Tangga Keripik Tempe Mbak Endang Di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri - 1950300020. Skripsi thesis, Universitas Veteran Bangun Nusantara.
![[thumbnail of HALAMAN AWAL]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS - Darmawan-1.pdf - Accepted Version
Download (386kB)
![[thumbnail of BAB I-II]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS - Darmawan-2.pdf - Accepted Version
Download (478kB)
![[thumbnail of BAB III-AKHIR]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS - Darmawan-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
Abstract
Keripik tempe kedelai adalah camilan ringan yang terbuat dari tempe kedelai yang diiris tipis dan digoreng hingga kering dan renyah. Keripik tempe yang diproduksi oleh IRT Mbak Endang Di Dusun Kedung Areng, RT. 1, RW. 1, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan usaha yang meliputi R/C Ratio, B/C Ratio, serta menentukan BEP produksi maupun penerimaan dan titik impas harga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja, dan responden melibatkan pemilik usaha dan tiga tenaga kerja dari dalam keluarga. Analisis dilakukan melalui perhitungan biaya total, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan usaha yang meliputi R/C Ratio, B/C Ratio, serta menentukan BEP produksi maupun penerimaan dan titik impas harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi bulanan mencakup biaya tetap sebesar Rp 130.638,89 dan biaya variabel sebesar Rp 9.891.402,73, dengan total biaya mencapai Rp 10.022.041,61. Total penerimaan mencapai Rp 13.992.000, menghasilkan keuntungan sebesar Rp 3.969.958,39. Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa R/C rasio sebesar 1,40, menandakan usaha ini menguntungkan untuk diusahakan, sementara B/C rasio sebesar 0,40, menunjukkan bahwa usaha ini tidak layak karena biaya produksi yang tinggi dan harga jual yang masih terbilang rendah atau jumlah produksi yang masih rendah sehingga keuntungan yang didapat lebih kecil. Sedangkan BEP produksi berada titik impas sebesar 40,52 pcs, BEP penerimaannya sebesar Rp. 445,764,17 dan titik impas harganya sebesar Rp. 7.878,96.
Kata kunci: Keripik Tempe, Mbak Endang, Wonogiri
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Keripik Tempe, Mbak Endang, Wonogiri |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
Depositing User: | Amalia Zulfa |
Date Deposited: | 14 Jan 2025 06:50 |
Last Modified: | 14 Jan 2025 06:50 |
URI: | https://eprints.univetbantara.ac.id/id/eprint/230 |