Pambowo, Anjas Nur (2024) Analisis Nilai Tambah Gula Kelapa Industri Rumah Tangga di Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri - 1950300005. Skripsi thesis, Universitas Veteran Bangun Nusantara.
![[thumbnail of HALAMAN AWAL]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS ANJAS-1.pdf - Accepted Version
Download (274kB)
![[thumbnail of BAB I-II]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS ANJAS-2.pdf - Accepted Version
Download (242kB)
![[thumbnail of BAB III-AKHIR]](https://eprints.univetbantara.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
AGRIBISNIS ANJAS-3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (315kB)
Abstract
Nira kelapa adalah bahan baku yang digunakan dalam proses pembuatan gula kelapa yang berada di Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan, dan nilai tambah gula kelapa. Metode Dasar penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan lokasi secara purposive. Responden adalah pemilik dari industri gula kelapa yang berjumlah 5 dari 120 industri rumah tangga yang ada di desa Gunturharjo. Metode analisis yaitu analisis biaya total, penerimaan, keuntungan, kelayakan serta hayami. Hasil penelitian menunjukan pada bulan Oktober 2023 rata-rata biaya tetap sebesar Rp 327.658 biaya variabel sebesar Rp 1.404.264 sehingga didapatkan rata-rata biaya total sebesar Rp 1.731.922. Penerimaan diperoleh dari penjualan hasil produksi rata-rata bulan Oktober sebanyak 120 kg gula kelapa dengan harga jual rata-rata senilai Rp 25.000/kg, jadi penerimaan sebesar Rp 3.000.000. Pendapatan sebesar Rp 1.268.378. Kelayakan diperoleh dari R/C Ratio dan B/C Ratio. R/C Ratio sebesar 1,73 atau >1 yang artinya layak diusahakan sedangkan nilai B/C Ratio sebesar 2,36 atau >1 yang artinya layak diusahakan. IRT gula kelapa memberikan nilai tambah bagi produsen. Setiap pengolahan 1 kg nira, rata-rata dihasilkan 0,19 kg gula. Industri gula ini memberikan nilai tambah sebesar Rp 2.612 per kg atau sebesar 56,41 % sehingga dapat digolongkan tinggi karena dalam rasio nilai tambah > 40%. Indutri gula kelapa ini masih bersifat padat karya, dilihat dari tabel hayami menunjukan pendapatan tenaga kerja lebih besar dari keuntungan pemilik usaha di mana mampu menyerap tenaga kerja dan penggunaan peralatan sederhana dengan modal yang terbatas.
Kata Kunci: Gula Kelapa, Hayami, Kelayakan
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Gula Kelapa, Hayami, Kelayakan |
Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
Depositing User: | Amalia Zulfa |
Date Deposited: | 14 Jan 2025 03:42 |
Last Modified: | 14 Jan 2025 03:42 |
URI: | https://eprints.univetbantara.ac.id/id/eprint/229 |