Siswanto, Yepfi Rosdellia (2025) Sifat Kimia dan Organoleptik Patty Ikan Lele (Clarias Sp) dengan Variasi Penambahan Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) - 2150400005. Skripsi thesis, Universitas Veteran Bangun Nusantara.
SKRIPSI YEPFI-1.pdf - Submitted Version
Download (535kB)
SKRIPSI YEPFI-33-53.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (533kB)
Abstract
Hamburger pada umumnya terdiri dari bahan pengisi daging sapi cincang yang disebut patty. Konsumsi daging sapi yang berlebih tidak direkomendasikan karena mengandung kolestrol tinggi sehingga perlu diganti dengan bahan alternatif seperti ikan. Ikan air tawar yang dapat digunakan dan rendah kolesterol yaitu ikan lele. Ikan lele diketahui masih rendah akan serat sehingga perlu ditambah dengan rumput laut yang mengandung tinggi serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan rumput laut pada patty ikan lele terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat total, serta sifat organoleptik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 variasi: P0: 0% rumput laut, P1: 15% rumput laut, P2: 25% rumput laut, dan P3: 35% rumput laut. Tahapan penelitian meliputi Orientasi, pembuatan produk dan pengujian produk. Analisis yang dilakukan mencakup kadar air, kadar abu, kadar serat, dan uji organoleptik. Data dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan derajat signifikansi 5% menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi patty ikan lele dengan penambahan rumput laut tidak berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptic skor pada rasa (3,40-3,70) agak suka cenderung suka, warna (3,50-3,70) cenderung suka, tekstur (3,23-3,36) agak suka, dan overall (3,50-3,90) cenderung suka, namun, berpengaruh nyata terhadap aroma dengan nilai (3,23-3,86) agak suka cenderung suka. Variasi penambahan rumput laut pada pembuatan patty ikan lele berpengaruh nyata terhadap kadar air dengan rata-rata (65,23-70,03%), dan kadar abu tidak berpengaruh nyata dengan rata-rata (1,86-2.06%). Kandungan kadar serat total variasi terbaik (P1) sebanyak 8,32%. Pembuatan patty ikan lele dengan penambahan rumput laut berpotensi dikomersialkan sebagai patty ikan lele yang kaya serat.
Kata kunci : Fast food, hamburger, patty ikan lele, rumput laut
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian |
| Depositing User: | Amalia Zulfa |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:58 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:58 |
| URI: | https://eprints.univetbantara.ac.id/id/eprint/475 |
